Tepatnya pada tanggal 20 juni 1999 band ini terbentuk.
Pada awal kariernya sekitar 1 tahun lebih band ini belum juga menemukan nama.
Berjalan 1 tahun akhirnya band ini mendapatkan nama juga. Tepatnya pada tanggal 25 juni 2000 band ini resmi dengan nama "DINASTY BAND".
Nama tersebut terinspirasi dari sifat keteguhan dan persatuan yg kuat dari dinasty dinasty di cina. "Dinasty adalah keturunan raja raja kalau di indonesia semacam suku, jadi kita satu suku dan menang dalam kenyataanya kita masih kerabat semua, jadi masih sedulur dewe (red, kerabat sendiri)". Kata Yos, salah satu personilnya.
Band ini terdiri dari 5 personil, adalah Pomo (vocal), Budi (lead guitar II), Maki (lead guitar I), Agus (basis), dan Yos (drummer). Dalam perkembanganya band ini mengalami pergantian personil, Budi sang guitaris keluar. Untuk mengisi kekosongan maka management Dinasty band merekrut 1 personil untuk menggantikan sang guitaris yang keluar. Perubahan komposisi pun dilakukan karena Idrus (personil baru) piawai main bass, maka Agus sang basis beralih megang guitar dan Idrus megang bass... Lengkap sudah..
Untuk memperdalam skill dan penguasaam materi band ini rutin melakukan latihan minimal 2x dalam 1 minggu. "Itu di lakukan dalam keadaan sederhana dan serba kekurangan, latihan di lakukan di studio, menyewa dan bayarnya patungan.." kata Yos sang drummer.
Tidak tanggung tanggung dalam waktu 3 bulan band ini sudah menciptakan sebuah lagu sebagai single hits dengan judul "Menanti Cinta" dan dalam waktu kurang dari 1 tahun band ini menelorkan sebuah Album, lagu "Menanti Cinta" sebagai hits andalanya. Seluruhnya terdiri dari 11 lagu diantaranya: "Lupakanlah, Muak dan Hitam Putih". Lagu andalannya "Menanti Cinta" pernah menjadi hits terfavorit di putar selama 1 bulan sehari 2x putar di salah satu stasiun radio swasta di kota magelang di mana band ini di lahirkan.
Semua lirik di kerjakan secara bersamaan yaitu setiap personil wajib membuat lirik lagu. Jadi tidak ada yang dominan semua sama dan demi kemajuan band.
Beberapa Parade dan festival band di ikutinya. Diantaranya festival band tahunan di kota magelang. Di festival ini pula Dinasty band pertama kali manggung. "Sangat berkesan antara grogi, seneng, takut campur jadi satu mas.." tambah Yos.
Ada lagi pengalaman yang cukup berkesan tapi juga menakutkan bagi kami adalah waktu mengikuti Parade band di acara ulang tahun sebuah perusahaan di kota kami, pas asyik asyiknya main, di tengah tengah lagu terjadi tawuran, lumayan ramai dan cukup membuat kami gemetar, tapi alhamdulillah aman terkendali dan lancar.." tutur Yos lagi.
Demikian sekelumit tentang perjalanan karier Dinasty band. Sukses selalu...
Terima kasih buat Yos, Idrus, Agus, Budi dan Pomo.